Kecurangan SPBU di Ciputat Bisa Raup Keuntungan Rp 3,6 M per Tahun

Kecurangan SPBU di Ciputat Bisa Raup Keuntungan Rp 3,6 M per Tahun

Kecurangan SPBU di Ciputat Bisa Raup Keuntungan Rp 3,6 M per Tahun  Praktik curang mengurangi takaran di SPBU 34-12305 Rempoa, Tangsel sudah terjadi selama satu tahun. Para pelaku meraup keuntungan sekitar Rp 3,6 M selama satu tahun praktik curangnya itu.

“Mereka sudah tahun melakukan kecurangan tersebut. Satu hari rata-rata bisa mendapatkan Rp 10-12 juta atau per bulan kalau dirata-ratakan Rp 10 juta saja bisa Rp 300 juta. Setahun bisa Rp 3,6 miliar,” jelas Kasubdit Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Sutarmo kepada detikcom di ruangannya, Selasa (7/6/2016).

Akan tetapi, uang tersebut dibagi untuk 5 tersangka yang terdiri dari 3 orang pengelola dan 2 orang pengawas.

“Istilahnya mereka mendapat ‘uang saku’ sehari dari kegiatan ilegal itu kalau dibagi 5 rata-rata Rp 2 jutaan per hari,” ungkapnya.

[AdSense-A]

SPBU tersebut memiliki 18 orang operator. Tetapi, para operator tidak mengetahui sama sekali kecurangan yang dilakukan pengelola dan pengawas SPBU tersebut.

“Sejauh ini keterlibatannya baru 5 orang tersangka itu saja. Operatornya tidak tahu sama sekali,” ujarnya.

Adapun, pemasangan peralatan untuk mengurangi takaran BBM tersebut juga atas kesepakatan kelima tersangka.

]per

    Halaman Selanjutnya
  • 1
  • 2

Facebook Comments

Share This