Laga Amal, Tim Sean Gelael Kalahkan Tim All Star Claudio Ranieri

Laga Amal, Tim Sean Gelael Kalahkan Tim All Star Claudio Ranieri

Mengenai balapan di Monako, Sean dan Evans mengaku sudah melakukan persiapan yang matang. Selain melakukan tes simulator sirkuit Monako di markas Campos Racing di Valencia, mereka juga mendiskusikan hal-hal teknis dan non teknis tentang balapan di Monako.

Kedua pembalap sepakat bahwa, kualifikasi menjadi kunci pada balapan di Monako dengan karakter sirkuit jalan raya yang sempit.

Terkait sesi kualifikasi yang dibagi menjadi dua grup untuk GP2, Sean menilai bahwa ini merupakan pilihan yang terbaik karena cukup efektif untuk menghindari traffic atau mengurangi potensi kecelakaan sesama pebalap.

Akan tetapi, dengan pembagian dua grup ini maka tantangannya justru semakin besar bagi pebalap karena masing-masing grup hanya punya waktu 15 menit di sesi kualifikasi.

[AdSense-A]

“Artinya pembalap cuma punya dua putaran untuk memanaskan ban. Kemudian pada lap ketiga atau keempat, kami harus mulai tancap gas untuk mencatat waktu tercepat,” kata Sean.

Soal keuntungan berada di grup 1 dan grup 2 dalam babak kualifikasi, menurut Sean, akan sama saja.

“Tak ada bedanya. Sekarang tinggal bagaimana pembalap pintar-pintar memanfaatkan momentum yang pas untuk menggeber mobil ketika temperatur ban sedang bagus-bagusnya,”ujar sean.

Republika

    Halaman Selanjutnya
  • 1
  • 2

Facebook Comments

Share This